Kabupaten Serang, Lentera Banten – Menyusul pemberitaan sebelumnya terkait kondisi memprihatinkan keluarga Kusnadi di Kampung Jelupang Wetan RT/RW 05/02, Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, pihak keluarga memberikan klarifikasi.
Kusnadi, selaku pemilik rumah, menyampaikan bahwa dirinya dan keluarga sangat terbuka serta siap menerima bantuan dari berbagai pihak, baik dari instansi pemerintah maupun para donatur.

“Pada prinsipnya kami siap menerima bantuan apapun, selama tidak mengikat dan tidak memberatkan di kemudian hari,” ujar Kusnadi saat dikonfirmasi.
Ia juga berharap adanya perhatian serius dari pemerintah terkait kondisi rumahnya yang sudah tidak layak huni, serta kondisi salah satu anggota keluarganya yang sedang sakit dan membutuhkan penanganan medis.
Kusnadi menegaskan bahwa bantuan yang diharapkan tidak hanya sebatas perbaikan rumah, tetapi juga dukungan sosial dan kesehatan bagi keluarganya.
Sementara itu, berdasarkan hasil konfirmasi, pihak Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Serang menyatakan kesiapan untuk segera melakukan assessment atau peninjauan langsung ke lokasi tempat tinggal Kusnadi.
Assessment tersebut direncanakan akan dilaksanakan pada hari Senin atau Selasa mendatang, dengan prioritas penanganan terhadap kondisi rumah Kusnadi.
Selain itu, pihak keluarga juga telah bertemu dengan Kepala Desa Sindangheula. Dalam pertemuan tersebut, Kepala Desa menyampaikan komitmennya untuk mengawal proses bantuan bagi Kusnadi, baik yang bersumber dari Perkim Kabupaten Serang, Baznas, maupun instansi lainnya.
Terkait legalitas lahan, Kepala Desa Sindangheula juga menyatakan kesiapan untuk membantu proses pengurusan akta hibah tanah bagi Kusnadi, setelah seluruh persyaratan dari pihak yang menghibahkan dinyatakan lengkap.
Langkah-langkah ini diharapkan menjadi awal tindak lanjut konkret dalam penanganan kondisi rumah tidak layak huni yang dialami keluarga Kusnadi.
Warga sekitar pun turut berharap agar pihak terkait segera memberikan solusi nyata, mengingat kondisi rumah yang semakin berisiko, terutama saat musim hujan.
Seluruh anggota media Globalwijaya.com juga menyatakan siap mengawal proses ini hingga bantuan benar-benar turun dan terealisasi, sebagai bentuk kepedulian dan kontrol sosial terhadap kondisi masyarakat yang membutuhkan.
Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan dapat membuka peluang lebih luas bagi bantuan kemanusiaan yang tepat sasaran dan meringankan beban keluarga Kusnadi.









