Baduy Bagiku Dusun Sunyi Berhias Zamrud

Baduy Bagiku Dusun Sunyi Berhias Zamrud

Karya: C2P Azhar

Disini, pagi yang teduh penyejuk raga dan jiwa, pagi disini bukan tentang hiruk pikuk melainkan senyum tulus warga dusun tersedia aroma kopi panas, air madu hangat di saung wiwitan Imah Baduy, sapa salam warga dusun mengiringi terbitnya Surya, ramah tamah, hangat, lembut dan penuh kekeluargaan ibarat cahaya pagi yang menentramkan.

Langit biru cerah membentang diatas atap Rumbia, embun merayap di ujung daun membawa sunyi yang damai ke dalam jiwa, cahaya pagi yang hangat, merangkul pikiran yang lelah, membisikkan harapan baru di dusun nan tenang surga hati yang merindu damai, bidik suasana batin dan senyap di dusun nan lembut ramah hanya terdengar tenunan sunyi dari tangan-tangan tulus, merajut benang menjadi serat kehidupan menyatu dengan alam tanpa sentuhan mesin menjadi destinasi wisata yang unik.

Musim hujan telah tiba, siang menggelap, tirai hujan membungkus diri dan menyapa rindu pada kesahajaan, gemuruh langit bersahutan menyembuyikan langkah diantara rindangan hutan memeluk erat adat dalam angin. para petani padi Huma menjadi tulang punggung yang tak kenal reda bekerja bersama air dan tanah di musim hujan, tubuh yang bersahabat dengan lumpur menantang langit yang tumpah demi susuap harapan, basah yang kuyup ia menanam hidup langit menangis deras namun cangkulnya tak pernah lepas.

Dusun sunyi berhias zamrud, tempat malam hanya diterangi rembulan dan kunang-kunang, negeri tanpa jala listrik tempat waktu melambat dibawah naungan rindang pepohonan, suasana hening yang menjinakkan bising, mentari bersinar tak ada bising suara motor dan suara mobil yang memecah embun, hanya sapaan angin diantara malam malam yang tenang tanpa bising dunia, deru mesin yang mati tanpa menyisakan senyap yang jujur, hanya nyayian satwa beradu dengan gemercik bening ditepian sungai atau SIMPONI alam bergaung dikeheningan satwa bernyanyi air menari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *