Serang, 29 Juli 2026 – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten terus memperkuat pelaksanaan program Promosi Kesehatan (Promkes) dengan fokus utama mengubah paradigma dari pengobatan menuju pencegahan dan peningkatan sadar kesehatan masyarakat . Langkah ini dijalankan melalui berbagai kegiatan edukasi, pelayanan deteksi dini, dan kolaborasi lintas sektor hingga ke tingkat desa dan kelurahan.
Kepala Dinkes Provinsi Banten, dr. Hj. Ati Pramudji Hastuti, MARS, menegaskan bahwa Promkes adalah tulang punggung upaya menaikkan derajat kesehatan Banten secara menyeluruh. “Kesehatan tidak harus menunggu sakit. Melalui Promkes, kita mengajak warga hidup bersih, rutin cek kesehatan, dan terapkan pola hidup sehat sejak dini,” ujarnya .
Beragam Program Unggulan Promkes Dinkes Banten 2026
– Cek Kesehatan Gratis (CKG) – Dijangkau hingga wilayah terpencil seperti Baduy Lebak, pasar rakyat, sekolah, dan pusat keramaian; meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, skrining TBC, konsultasi gizi, dan penyuluhan penyakit tidak menular .
– Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) – Kampanye rutin senam massal, konsumsi buah-sayur, berhenti merokok, dan gerakan 3M Plus cegah DBD bersama kader kesehatan dan elemen masyarakat .
– Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) – Pendampingan rutin bagi penderita hipertensi dan diabetes; tercatat 358.801 peserta terdaftar, di mana 21 persen aktif dalam klub kesehatan dengan senam, edukasi, dan obat gratis .
– Kampanye Imunisasi & Kesehatan Anak – Sosialisasi imunisasi dasar lengkap, campak serentak, serta pemantauan gizi balita dan pencegahan stunting yang disinergikan dengan program desa/kota .
– Jangkauan Wilayah Terpencil – Didukung Klinik Mobile yang berkeliling ke wilayah pesisir, kepulauan, dan daerah sulit terjangkau di Pandeglang, Lebak, dan Serang, lengkap dengan edukasi kesehatan di setiap kunjungan.
Kolaborasi Menuju Banten Sehat
Gubernur Banten Andra Soni menekankan pentingnya peran aktif seluruh elemen: “Promkes tidak bisa berjalan sendiri. Kami mengajak pemerintah kabupaten/kota, sekolah, tokoh agama, pemuda, dan kader untuk bersama-sama menyebarkan pesan sehat hingga ke rumah-rumah warga” .
Dinkes Banten juga menjalin sinergi dengan KNPI, organisasi kemasyarakatan, dan dunia pendidikan untuk melahirkan agen perubahan perilaku sehat di lingkungan masing-masing. Seluruh kegiatan Promkes diarahkan untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali, mendapatkan akses informasi dan pelayanan kesehatan promotif-preventif yang setara.
Warga Banten dapat mengakses informasi jadwal kegiatan Cek Kesehatan Gratis dan penyuluhan kesehatan melalui media sosial resmi Dinas Kesehatan Provinsi Banten atau Puskesmas terdekat.
ADV








