Lebak, lenterabanten.com –
Ketua Gabungan Pengusaha Nasional Indonesia (Gapensi) Kabupaten Lebak, H. Moch. Nabil Jayabaya, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap rencana penyelenggaraan Jambore Nasional Pemuda Ketahanan Pangan dengan semangat “Dari Banten untuk Indonesia”. Kegiatan berskala nasional ini direncanakan akan digelar di Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, pada tanggal 17 hingga 28 Oktober 2026.

Acara besar ini akan melibatkan berbagai organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan dari seluruh penjuru tanah air, menjadikannya momen bersejarah bagi Kabupaten Lebak. Sebagai salah satu Dewan Pengarah kegiatan, Nabil menilai jambore ini sebagai langkah strategis dan sangat positif untuk memperkenalkan potensi unggulan Kabupaten Lebak di panggung nasional.
“Saya mengapresiasi gerakan nasional ini. Ini merupakan ide yang brilian dan sangat baik. Kehadiran para penggagas kegiatan ini menunjukkan komitmen nyata untuk mengangkat nama Kabupaten Lebak di tingkat nasional,” ujar Nabil usai menerima silaturahmi jajaran panitia Jambore Nasional Pemuda Ketahanan Pangan, Rabu (22/7/2026).
Putra dari mantan Bupati Lebak, Mulyadi Jayabaya, ini menegaskan dukungan pribadinya sekaligus berharap kegiatan tersebut mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Banten, Pemerintah Kabupaten Lebak, serta seluruh pemangku kepentingan di berbagai sektor.
“Secara pribadi saya mendukung penuh dan mengapresiasi kolaborasi semua pihak yang terlibat. Semoga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik, lancar, dan sukses besar, membawa nama harum dari Kabupaten Lebak untuk Indonesia,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Jambore Nasional Pemuda Ketahanan Pangan, Drs. Cecep Pria Irawan, M.Pd., menjelaskan bahwa persiapan terus dimatangkan secara bertahap. Panitia terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Banten, pemerintah kabupaten/kota se-Banten, serta berbagai pemangku kepentingan terkait guna memastikan segala aspek tersusun rapi.
Cecep memaparkan, secara teknis setiap kabupaten dan kota diharapkan mengirimkan sebanyak 100 peserta pemuda untuk mengikuti serangkaian materi pelatihan. Fokus utama kegiatan meliputi pelatihan teknis budidaya ikan dan pengembangan jiwa kewirausahaan.
“Rencananya setiap kabupaten/kota mengirimkan 100 pemuda untuk mengikuti pelatihan budidaya ikan dan kewirausahaan,” jelas Cecep.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya senantiasa berkoordinasi erat dengan Dewan Pengarah kegiatan, M. Nabil Jayabaya, guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan sesuai rencana dan mencapai tujuan yang ditetapkan.
Panitia pun menaruh harapan besar agar perhelatan akbar ini dapat dibuka secara langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, serta dihadiri oleh sejumlah menteri terkait untuk memberikan semangat dan arahan kepada para peserta.
“Insyaallah kegiatan akan dibuka oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto dan dihadiri beberapa menteri terkait,” ujar Cecep dengan penuh optimisme.
Lebih jauh, ia menjelaskan tujuan besar dari penyelenggaraan jambore ini adalah untuk meningkatkan minat dan partisipasi generasi muda di sektor perikanan dan kelautan. Melalui pelatihan budidaya ikan yang disertai pembinaan kewirausahaan, diharapkan lahir pelaku-pelaku usaha baru yang tangguh, mandiri, dan mampu berkontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan pangan nasional di masa mendatang.
Redaksi: Pachiko S.AP












