Serang, 29 Juni 2026 – Pemerintah Provinsi Banten terus memperluas kesempatan belajar bagi generasi muda melalui Program Sekolah Gratis, yang dirancang khusus untuk meningkatkan daya tampung pendidikan menengah dan memastikan tidak ada warga putus sekolah karena kendala biaya .
Kebijakan ini mulai diterapkan sejak Tahun Ajaran 2025–2026 dan kini diperkuat menjelang periode 2026–2027, mencakup jenjang SMA, SMK, Sekolah Khusus, dan diperluas ke Madrasah Aliyah se-Provinsi Banten .
Gubernur Banten Andra Soni menegaskan, program ini menjawab tantangan terbatasnya kuota sekolah negeri. “Anak yang belum tertampung di sekolah negeri tetap bisa melanjutkan pendidikan di sekolah swasta tanpa membayar SPP, biaya pendaftaran, hingga uang bangunan — semuanya ditanggung pemerintah,” ujarnya .
✅ Cakupan & Manfaat:
– Menjangkau lebih dari 70.000 siswa di lebih dari 800 lembaga pendidikan
– Mencakup seluruh biaya rutin sekolah: SPP, daftar ulang, LKS, dan iuran bulanan
– Diperluas ke Madrasah Aliyah mulai Juli 2026, bekerja sama dengan Kanwil Kemenag Banten
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten Jamaludin menyebut target utama menaikkan Angka Partisipasi Kasar (APK) tingkat menengah dan menekan angka putus sekolah. “Ini bentuk kehadiran negara agar pendidikan berkualitas bisa dinikmati semua lapisan masyarakat,” jelasnya .













