SERANG – PT Win Karya Mandiri resmi menegaskan posisinya sebagai holding company yang siap mengakselerasi pertumbuhan bisnis di berbagai sektor strategis. Langkah ini diumumkan langsung oleh Direktur Utama sekaligus CEO, Windarto, dalam konferensi pers di serang, Jumat (27/2/2026).
Windarto yang dikenal sebagai eksekutif muda berbakat di industri logistik dan pertambangan ini menyatakan bahwa transformasi menjadi holding company merupakan bagian dari visi jangka panjang perusahaan untuk memperkuat daya saing di tingkat nasional maupun global .”Kami resmi mengkonsolidasikan seluruh lini bisnis PT Win Karya Mandiri ke dalam struktur holding company. Langkah ini akan mempermudah koordinasi strategis, optimalisasi sumber daya, serta percepatan pengambilan keputusan di semua anak perusahaan,” ujar Windarto dalam keterangan persnya.
Perluas Portofolio ke Sektor StrategisSebagai holding company, PT Win Karya Mandiri akan menaungi berbagai unit usaha yang bergerak di bidang logistik, manajemen rantai pasok, serta pertambangan berkelanjutan. Windarto menegaskan bahwa perusahaan akan terus melakukan ekspansi ke sektor-sektor yang memiliki prospek cerah dan sejalan dengan kebijakan pemerintah.”Kami telah menjalin kerja sama strategis dengan berbagai mitra, termasuk PT Krakatau Poco untuk optimalisasi logistik industri, serta Danantara untuk pengembangan proyek tambang nikel di Kalimantan yang mengedepankan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance),” tambahnya .Proyek tambang nikel di Kalimantan yang didukung Danantara disebut akan memasuki fase konstruksi dan menjadi salah satu proyek unggulan holding company ke depan. Proyek ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas produksi nasional, tetapi juga membuka lapangan kerja bagi masyarakat lokal .Kinerja Positif dan Target AmbisiusDi bawah kepemimpinan Windarto, PT Win Karya Mandiri mencatatkan pertumbuhan positif dalam beberapa tahun terakhir. Berbagai strategi penjualan inovatif berhasil diimplementasikan, termasuk optimalisasi saluran digital, pemanfaatan data analitik pelanggan, serta penguatan tim di lapangan .Perusahaan bahkan menetapkan target penjualan ambisius sebesar Rp5 miliar yang ditargetkan tercapai pada tahun 2025 sebagai bagian dari transformasi menuju holding company .”Kami optimistis dengan struktur baru ini, seluruh lini bisnis dapat bergerak lebih gesit dan sinergis. Target pertumbuhan yang kami canangkan bukan sekadar wacana, tetapi sudah didukung peta jalan yang jelas dan komitmen seluruh tim,” tegas Windarto.Dukungan Mitra StrategisLangkah PT Win Karya Mandiri menjadi holding company mendapat sambutan positif dari berbagai mitra strategis. Danantara sebagai mitra pendanaan menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan proyek-proyek perusahaan, terutama di sektor pertambangan berkelanjutan .Sementara itu, kolaborasi dengan PT Krakatau Poco di bidang logistik dan manufaktur juga diharapkan semakin erat dengan adanya konsolidasi di level holding .”Dukungan dari mitra-mitra strategis ini menjadi modal penting bagi kami untuk terus berkembang. Kami berkomitmen menjalankan operasi yang efisien, inovatif, dan ramah lingkungan,” pungkas Windarto.Dengan struktur holding company yang baru, PT Win Karya Mandiri siap memasuki babak baru ekspansi bisnis dan berkontribusi lebih besar bagi perekonomian nasional.Tentang PT Win Karya Mandiri:
PT Win Karya Mandiri adalah perusahaan yang bergerak di bidang solusi logistik, manajemen rantai pasok, dan pertambangan berkelanjutan. Dipimpin oleh Windarto sebagai Direktur Utama, perusahaan terus melakukan ekspansi dan inovasi untuk mendukung industri nasional yang kompetitif.
Windarto Resmi Pimpin PT Win Karya Mandiri sebagai Holding Company, Siap Perkuat Ekspansi Bisnis







