Serang — Ahmad Sudadi menempuh perjalanan pendidikan, karier profesional, dan pengabdian publik secara bertahap dan konsisten. Berasal dari desa dengan latar belakang keluarga sederhana, ia membangun pengalaman di bidang konstruksi, organisasi, serta pelayanan publik melalui pendidikan formal dan keterlibatan langsung di lapangan.
Sejak usia dini, Ahmad Sudadi telah kehilangan ayahnya. Ia ditinggal wafat oleh sang ayah ketika berusia dua tahun. Kondisi tersebut menjadi bagian dari latar belakang kehidupan yang membentuk kemandirian dan kedisiplinannya dalam menempuh pendidikan maupun dunia kerja.
Ahmad Sudadi menyelesaikan pendidikan menengah kejuruan di SMKN 2 Kota Serang dan lulus pada 2018. Pada tahun yang sama, ia langsung memasuki dunia kerja dengan bergabung di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang jasa konsultansi konstruksi, sebagai langkah awal membangun pengalaman profesional sekaligus kemandirian ekonomi.
Pada 2019, Ahmad Sudadi melanjutkan pendidikan ke jenjang Strata Satu (S1) di salah satu perguruan tinggi di Kota Serang dengan jurusan Teknik Sipil. Perkuliahan tersebut ditempuh dengan biaya sendiri, sembari tetap menjalani aktivitas kerja di tengah keterbatasan ekonomi yang dihadapi.
Dalam perjalanan kariernya, pada kurun waktu 2021 hingga 2022, Ahmad Sudadi dipercaya untuk menduduki jabatan sebagai Komisaris Perusahaan di tempat ia bekerja, yakni perusahaan penyedia jasa konsultansi konstruksi. Penunjukan tersebut mencerminkan kepercayaan manajemen terhadap kompetensi, integritas, serta kontribusinya dalam pengelolaan perusahaan.
Namun, pada 2022, Ahmad Sudadi memutuskan untuk mengakhiri masa kerjanya di perusahaan tersebut. Keputusan itu diambil karena kewajiban akademik berupa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM), dengan lokasi pelaksanaan yang memiliki jarak cukup jauh dari tempat kerja sehingga tidak memungkinkan untuk dijalani secara bersamaan secara optimal.
Pada 2023, Ahmad Sudadi kembali terlibat dalam pengabdian publik dengan mengikuti seleksi dan bertugas sebagai anggota badan ad hoc tingkat kelurahan dalam rangka pelaksanaan Pemilu 2024. Ia menjalankan tugas tersebut selama kurang lebih satu tahun hingga Mei 2024. Di tahun yang sama, ia kembali dipercaya sebagai anggota badan ad hoc tingkat kelurahan untuk Pilkada Serentak 2024, dengan masa tugas hingga awal 2025.
Selain aktivitas tersebut, pada 2024, Ahmad Sudadi juga sempat merintis usaha mandiri di bidang keuangan sebagai Agen BRILink, sekaligus menjalankan usaha jual beli alat tulis kantor (ATK). Meski usaha tersebut hanya berjalan sekitar enam bulan, ia menyampaikan rasa syukur karena usaha yang dirintisnya tetap memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
Dalam waktu yang relatif singkat, usaha tersebut mampu membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar. Menurut Ahmad Sudadi, keinginannya berwirausaha tidak semata-mata berorientasi pada keuntungan pribadi, melainkan juga sebagai bentuk kepedulian sosial untuk membuka kesempatan kerja dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Memasuki pertengahan 2025, Ahmad Sudadi kembali aktif di dunia profesional dengan bekerja sebagai Supervisor di salah satu perusahaan di Kota Serang. Selanjutnya, ia melanjutkan karier sebagai MK Supervisor Architecture & Landscape pada Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia (Kementerian PKP RI) hingga awal 2026, dengan fokus pada pengawasan teknis, koordinasi lapangan, serta pengendalian pelaksanaan pekerjaan konstruksi.
Di luar aktivitas profesional, Ahmad Sudadi juga dikenal aktif dalam kegiatan organisasi. Ia merupakan kader dan pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) hingga tingkat Pengurus Cabang (PC) PMII Kota Serang. Di tingkat lokal, ia mengemban amanah sebagai Ketua Karang Taruna Kelurahan Sukawana serta tercatat sebagai pendiri PERMA CURUG (Persatuan Mahasiswa Curug), organisasi mahasiswa berbasis kedaerahan yang berfokus pada penguatan solidaritas dan pengembangan kapasitas mahasiswa.
Saat ini, Ahmad Sudadi tengah merintis usaha sendiri di bidang yang sesuai dengan minat dan kompetensinya. Dengan latar belakang pendidikan Teknik Sipil, pengalaman di dunia konstruksi, kewirausahaan, serta pengabdian publik, ia terus berupaya memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan pembangunan daerah.










