Oleh : Drs.Cecep Pria Erawan,M.Pd
KETUA PANITIA JAMBORE NASIONAL PEMUDA,SANTRI DAN ULAMA WANSALAM BANTEN 2026.
Kota Serang,lenterabanten.com – Ditengah hiruk pikuk,pro-kontra pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang tengah dihadapkan pada persoalan-persoalan yang tak kunjung usai, kritik bahkan cemoohan dari pihak-pihak tertentu juga deras menghantam silih berganti.
Melihat kondisi Bangsa seperti ini maka peran pemuda,santri dan ulama sangat dibutuhkan demi utuh dan kondusifnya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sebentar lagi merayakan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan (HUT RI) ke-81.
Drs.Cecep Pria Erawan, M.Pd yang akrab dipanggil Ka Cecep Ketua Panitia Jambore Nasional Pemuda,Santri dan Ulama Ketahanan Pangan Wanasalam Banten 2026,memberikan tanggapannya.
“Peran Pemuda, Santri, dan Ulama harus Sinergi dengan Program Pemerintah terutama tentang Ketahanan Pangan agar tercapainya Swasembada Pangan” ucapnya.
Lebih lanjut,tokoh Banten selain jebolan Lembaga Pertahanan Nasional (LEMHANAS) RI juga salah satu pendiri Provinsi Banten,pendiri Kabupaten Cilangkahan,Ketua Forum Komunikasi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Provinsi Banten,Pendiri Komite Wartawan Reformasi Indonesia(KWRI) tingkat nasional dan Provinsi Banten bersama Sakata Barus dan Agus Panjul,pendiri Koran Fajar Banten, Mantan Pejabat Provinsi Banten ini juga pernah berprofesi sebagai wartawan baik tingkat regional maupun nasional, Aktif sebagai Komisaris Utama PT, Bostindo bersama H.Dudung Sugriwa, Direktur Utama PT.Cakra Buana Multi Media,Direktur CV.Cakra Buana Putra,Ketua Yayasan Watu Gilang Kancana bersama KH.Embay Mulya Syarief dan sebagai penasehat dan pembina di sejumlah padepokan persilatan, sejumlah LSM dan Ormas di Banten dan Nasional,berujar ;
“Meneladani semangat historis pemuda, santri dan ulama dalam membangun serta memajukan bangsa ini adalah hal yang mutlak dilakukan, *Api juang pemuda adalah pendobrak batas demi persatuan dan kebebasan bangsa*, tugas kita saat ini adalah berkarya nyata,menciptakan inovasi positif,hindari perpecahan dan merawat toleransi”
Ujar Ka Cecep dengan semangat yang kentara.
Ka Cecep yang saat ini aktif bersafari menyambangi para Tokoh Pemuda,Santri dan Ulama di beberapa daerah terutama di Banten seperti yang baru-baru ini dilakukan bersilaturahmi ke sesepuh Nasional Abuya Muhtadi di Pandeglang Banten,
“Jambore Nasional Pemuda,Santri dan Ulama, selain mendapatkan dukungan dari Pemimpin Negeri ini baik Pusat maupun Daerah juga harus mendapatkan restu dari para Sesepuh dan Para Tokoh Masyarakat agar senantiasa berjalan lancar sesuai harapan” pungkasnya.
Pelaksanaan Jambore Nasional Pemuda, Santri, dan Ulama yang direncanakan di Kabupaten Lebak, Banten, pada tanggal 19 hingga puncaknya di 28 Oktober mendatang bertujuan utama untuk mengangkat isu strategis ketahanan pangan nasional serta memberikan pembekalan teori dan praktik langsung kepada para pemuda dan santri.
Fokus Utama Kegiatan adalah Mendukung Swasembada Pangan, melibatkan pemuda dan kalangan pesantren agar aktif berkontribusi dalam sektor pertanian dan kemandirian pangan.
Isi kegiatan lapangan bersifat aplikatif dan edukatif terkait ketahanan serta pengelolaan pangan.
Rencana kegiatan Jambore Nasional Pemuda,Santri dan Ulama yang telah beraudiensi dengan Kemenpora dan mendapat dukungan penuh dari Gubernur Banten Andra Soni diharapkan mampu mencetak kader-kader pemuda ketahanan pangan dan menciptakan ekosistem ketahanan pangan berkelanjutan sehingga kemandirian pangan pemuda tercapai.
Red/oyo







