Serang – PT Win Karya Mandiri mengambil langkah strategis di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi global. Direktur Utama perusahaan, Windarto, menyatakan bahwa pihaknya akan mengurangi aktivitas investasi dalam waktu dekat serta mengupayakan penggunaan dana perusahaan secara internal.
Windarto menjelaskan bahwa keputusan ini diambil sebagai bagian dari upaya menjaga likuiditas dan stabilitas keuangan perusahaan. “Kami akan mengurangi aktivitas investasi dan mengupayakan menggunakan dana perusahaan. Ini langkah antisipatif untuk memastikan operasional tetap sehat,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.
Menurut Windarto, pengurangan investasi difokuskan pada proyek-proyek yang memiliki tingkat risiko tinggi atau tidak memberikan kepastian return dalam jangka pendek. Perusahaan akan lebih selektif dan mengalihkan fokus pada efisiensi serta penguatan kas internal.
Langkah ini juga mencerminkan strategi konservatif PT Win Karya Mandiri dalam menghadapi potensi gejolak ekonomi, termasuk fluktuasi suku bunga dan tekanan nilai tukar. Windarto menambahkan bahwa penggunaan dana sendiri diharapkan mampu menekan ketergantungan pada pendanaan eksternal yang saat ini dinilai semakin mahal.
“Kami ingin memastikan setiap rupiah yang keluar benar-benar produktif dan sesuai dengan kebutuhan prioritas perusahaan. Tidak ada ekspansi yang dipaksakan,” tegasnya.
Meski mengurangi investasi, Windarto memastikan bahwa operasional utama perusahaan tetap berjalan normal dan tidak ada rencana pemutusan hubungan kerja. Ke depan, manajemen akan terus mengevaluasi kondisi pasar sebelum kembali mengambil langkah ekspansif.
PT Win Karya Mandiri sendiri bergerak di sektor jasa konstruksi dan pengadaan barang/jasa. Kebijakan ini menjadi sinyal bahwa perusahaan lebih mengutamakan ketahanan finansial dibandingkan pertumbuhan agresif di tengah ketidakpastian ekonomi.










