
Lentera Banten.com.. Serang 2 February 2024
Dengan agenda kunjungan cawapres Paslon 01 BP Muhaimin Iskandar biasa panggilan akrabnya cak min bertempat : di pokel garden resto kecamatan Kasemen kota serang provinsi Banten,yang di hadiri dari para pensiunan PNS dan ASN se-provinsi Banten serta juga di hadiri mantan Bupati serang BP H.taufik Nuriman.. dalam kunjungan nya cawapres Paslon 01 bertema kan ” TITIP GUS “
Saat di temui awak media setelah tanya jawab dari para pensiunan PNS dan ASN..
Para pensiunan yang berada di provinsi Banten energi nya sangat kuat,untuk aspirasi nya bukan untuk kepentingan pribadi melainkan untuk kepentingan masyarakat banyak,
Pensiunan ini harus di laksanakan target puluhan tahun bukan 5 tahun sekali,harus di rencakan kesejahteraan nya dengan APBN yang mencukupi, oleh karena itu harus ada kenaikan tunjangan pensiun secara simultan
Salah satu perubahan yang kita usulkan untuk mengembalikan spirit dan tujuan reformasi dan demokrasi,dari semenjak awal 3 program:
1.ekononmi daerah
2. Melibatkan proses hak rakyat,presiden harus di pilih langsung,kepala daerah di pilih langsung, keterwakilan di pilih langsung
3.Negara hukum bukan negara kekuasaan
Dalam debat yang ke 4 ini pa Anies yang akan muncul dengan persiapan yang sudah matang dan akan di lakukan
Alhamdulillah dengan kampanye Paslon yang ke dua kalinya di Banten,. Banten ini sudah optimis menang sampai di 3 provinsi : DKI,Jabar dan Banten… Ucap cakmin
Seperti DKI pa Anies sudah menjabat menjadi gubernur,apa lagi di Banten fanatik luar biasa untuk Paslon 01.
Di tambah Jawa Timur dan Jawa Tengah cukup menang untuk kemenangan Paslon 70 persen..
Dengan kemunduran pa Mahfud harusnya menjadi pembelajaran kepada para calon yang sedang menjabat apakah pa Prabowo,pa gibran yang masih menjabat sebagai sentral folosi folosi kementrian atau daerah..
Kalau kampus sudah berbicara, kalau sudah ilmuwan dan para profesor bicara itu artinya lampu merah dan juga harus menjadi evaluasi bersama,tidak boleh gegabah mengabaikan, karena kalau tidak akan terulang reformasi
red.haeruzaman







