Kata Cecep Azhar : Isro Mi’raj mengajarkan kesuksesan sejati bukan hanya materi/duniawi semata tetapi diukur kedekatan kita ke pada Allah SWT/Akhirat
Peristiwa isra mi’raj bukti kekuasan dan kasih sayang Allah kepada nabi Muhammad SAW telah memberikan kekuatan atau arahan, dan dedikasikan penuh untuk membimbing umat serta menunjukkan bahwa kekuatan spritual pribadinya digunakan untuk kepentingan kolektif artinya mengutamakan kesejahteraan untuk kepentingan umatnya diatas pencapaian atau kenyamanan pribadi.
Isra mi’raj ini nabi Muhammad SAW mengajarkan konsekuensi dari perbuatan baik dan buruk atau perbuatan yang benar atau salah. refleksi ini mendorong kita untuk lebih peduli terhadap dampak tindakkan kita terhadap orang lain dan lingkungan serta memotivasi untuk berbuat lebih banyak kebaikkan. Isra mi’raj bukan semata hanya menjalankan ritual keagamaan saja tetapi menjadi pemicu untuk meningkatkan kesadaran dan aksi nyata dalam membantu sesama, sehingga terwujud kepedulian sosial yang lebih besar dalam masyarakat.
Peringatan Isro Mi’raj sebagai momentum untuk selalu meningkatkan rasa peduli sosial seperti meneladani akhlak nabi Muhammad SAW dengan melaksanakan kegiatan amal dan sebagai refleksi diri. Isro mi’raj juga mengajarkan keseimbangan antara hubungan vertikal dengan Allah (Habibullah) dan hubungan horizontal antar sesama manusia (hablumminannas) kepedulian umat adalah manifestasi dari hablumminannas yang tidak dapat dipisahkan dari ritual.
Kembalinya nabi Muhammad SAW dari Isro Mi’raj bukan hanya menandai berakhirnya perjalanan spiritual tetapi menjadi awal dari misi sosial, melalui peristiwa ini, Alquran mengajarkan pentingnya membangun jiwa sosial, yaitu kesadaran akan keadilan sosial, empati terhadap sesama dan tanggung jawab terhadap lingkungan namun tantangan-tantangan seperti individualisme, ketidakadilan struktural dan kelemahan kesadaran kolektif harus diatasi untuk mewujudkan jiwa sosialita yang ideal.
Harapannya, umat Islam dapat mengambil inspirasi dari kembalinya Nabi Muhammad SAW dari Isro mi’raj untuk membangun masyarakat yang lebih adil, peduli dan bertanggungjawab. Dengan memahami dan mengimplementasikan pesan pesan sosial dari Isro mi’raj diharapkan dapat terciptanya tatanan masyarakat yang lebih bahagia, harmonis, sempurna dan berkeadilan.
Isro Mi’raj mengajarkan Kesuksesan sejati bukan hanya materi tetapi diukur dari dekat kita kepada Allah SWT, untuk Generasi Muda perlu hal seperti ini, pemahaman tersebut mencegah sikap materialistik atau duniawi semata, dengan nilai spritual hidup yang baik dan seimbang, kebaikkan dan keseimbangan ini membawa kesempurnaan dan kebahagiaan sejati.
Peneguhan kebahagiaan hidup tersebut tujuannya untuk membantu generasi muda siap menghadapi kegagalan, Isro Mi’raj menunjukkan bahwa cobaan adalah bagian dari perjalanan hidup, kegagalan bukan akhir dari segalanya. generasi muda bangkit dan belajar yang maksimal agar dapat memperbaiki diri dengan tujuan hidup yang jelas kegagalan dapat dimaknai, makna ini menguatkan mental dan spiritual







