SERANG, 18 Juni 2026 – Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) menjadi saksi aksi unjuk rasa yang digelar ribuan buruh dari berbagai aliansi pekerja pada Kamis siang ini. Kegiatan ini dilakukan sebagai wujud penyampaian aspirasi menyangkut kebijakan ketenagakerjaan yang dirasakan langsung di lapangan.
Dalam orasi yang disampaikan, buruh menegaskan bahwa sistem kerja alih daya atau outsourcing selama ini dianggap merugikan kepentingan pekerja. Mereka menilai sistem ini menimbulkan ketidakpastian status kepegawaian, membatasi hak atas jaminan sosial, serta membuat jenjang karier menjadi tidak jelas. Oleh karena itu, penghapusan sistem tersebut menjadi tuntutan utama yang paling disuarakan.
Massa aksi berlangsung dengan tertib dan tetap menjaga keamanan lingkungan. Untuk menindaklanjuti aspirasi tersebut, perwakilan buruh kemudian diterima secara resmi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Banten Deden Apriandhi beserta jajaran terkait dalam ruang audiensi. Pertemuan ini menjadi wadah untuk membahas secara langsung permasalahan yang dihadapi serta mencari jalan keluar terbaik.
Selama berlangsungnya kegiatan, aparat kepolisian dan petugas keamanan melakukan pengawalan ketat guna memastikan situasi tetap kondusif. Aksi ini turut menarik perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas di sekitar kawasan pemerintahan tersebut.







