{"id":5820,"date":"2025-02-20T10:16:47","date_gmt":"2025-02-20T10:16:47","guid":{"rendered":"https:\/\/lenterabanten.com\/?p=5820"},"modified":"2025-02-20T10:19:35","modified_gmt":"2025-02-20T10:19:35","slug":"bem-banten-bersatu-dan-bem-nusantara-banten-desak-dprd-cabut-kebijakan-yang-menyengsarakan-rakyat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/2025\/02\/20\/bem-banten-bersatu-dan-bem-nusantara-banten-desak-dprd-cabut-kebijakan-yang-menyengsarakan-rakyat\/","title":{"rendered":"BEM Banten Bersatu Dan BEM Nusantara Banten Desak DPRD Cabut Kebijakan Yang Menyengsarakan Rakyat"},"content":{"rendered":"<p>Serang, 20 Februari 2025 &#8211; Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Banten Bersatu dan Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara (BEM-NUS) Banten Menggelar aksi tadi di depan gedung DPRD banten, demonstrasi bertajuk &#8216;Indonesia Gelap,Banten Darurat, Rakyat sekarat&#8217;.<\/p>\n<p>Massa yang hadir merupakan mahasiswa dari kampus-kampus di Provinsi Banten. Dalam aksinya, mereka berorasi hingga membentangkan poster yang mengkritik kebijakan efisiensi anggaran pemerintah.<\/p>\n<p>&#8220;Pemerintah pusat sudah seharusnya mengkaji kembali aturan efisiensi yang berdampak ke pendidikan,&#8221; ujar sekjend BEM Banten Bersatu dalam orasinya.<\/p>\n<p>Koordinator Bem Nusantara Badru Zaman mengungkapkan, dalam aksinya, mereka membawa sejumlah tuntutan berisi beberapa poin yang intinya mendesak pemerintah segera merevisi kebijakan evaluasi anggaran.<\/p>\n<p>&#8220;Bem Banten Bersatu dan BEM Nusantara menyatakan sikap dengan tegas dan menuntut pemerintah untuk dapat menyadari dan membenahi permasalahan yang ada melalui beberapa poin tuntutan,&#8221; ucap Badru zaman.<\/p>\n<p>Adapun poin tuntutan massa mahasiswa dalam aksi &#8216;Indonesia Gelap,Banten Darurat,Rakyat Sekarat&#8217; ini ialah meminta kenaikan anggaran pendidikan, membatalkan seluruh pemangkasan, cabut Instruksi Presiden Nomor 1 tahun 2025 hingga kembalikan anggaran pendidikan ke pagu awal.<\/p>\n<p>&#8220;Naikkan anggaran pendidikan terutama dana operasional PTN-BH, PTS, dan Beasiswa. Perluas akses pendidikan tinggi kepada anak kelas buruh dan kaum tani yang selama ini dihalangi oleh biaya pendidikan yang tinggi, dan ciptakan pendidikan yang inklusif serta merata&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>&#8220;Hadirkan sarana prasarana pendidikan berkualitas, buka seluas-luasnya ruang demokrasi, dan selesaikan masalah di sektor dunia pendidikan,&#8221; Tegas Badru zaman pada saat pembacaan tuntutan.<\/p>\n<p>Mereka juga menginginkan agar efisiensi anggaran pendidikan dialihkan dengan mengefisienkan tunjangan-tunjangan para pejabat. Selain itu mereka turut meminta agar tunjangan kinerja pendidikan guru dan dosen dijamin.<br \/>\nAdapun tuntutan masa aksi BEM Banten Bersatu Dan BEM Nusantara diantaranya<\/p>\n<p>TUNTUTAN<br \/>\n\u2022 Batalkan impres no 1 tahun 2025 tentang efisiensi anggaran di sektor pendidikan<br \/>\n\u2022 Batalkan penghapusan tukin guru dan dosen<br \/>\n\u2022 Kembalikan anggaran pendidikan sesuai amanat konstitusi<br \/>\n\u2022 Segera cairkan gaji guru honorer<br \/>\n\u2022 Maksimalkan pembangunan pendidikan di setiap Poros Poros desa<br \/>\n\u2022 Hentikan komersialisasi pendidikan termasuk kenaikan UKT yang tak terkendali<br \/>\n\u2022 Evaluasi pelaksanaan program MBG terhadap sekolah dasar dan menengah<br \/>\n\u2022 Wujudkan infrastruktur pendidikan yang merata di provinsi Banten<\/p>\n<p>&#8220;Pertimbangkan ulang sektor pendidikan dan kesehatan dari prioritas pendukung menjadi prioritas utama,&#8221; Tutup Obi Qolbi Presiden Mahasiswa UNSERA.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Serang, 20 Februari 2025 &#8211; Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Banten Bersatu dan <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/2025\/02\/20\/bem-banten-bersatu-dan-bem-nusantara-banten-desak-dprd-cabut-kebijakan-yang-menyengsarakan-rakyat\/\" title=\"BEM Banten Bersatu Dan BEM Nusantara Banten Desak DPRD Cabut Kebijakan Yang Menyengsarakan Rakyat\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5823,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[38],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-5820","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-berita","8":"tag-berita-hari-ini"},"aioseo_notices":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/lenterabanten.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/IMG-20250220-WA0068-1-scaled.jpg?fit=1920%2C2560&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5820","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5820"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5820\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5821,"href":"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5820\/revisions\/5821"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5823"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5820"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5820"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5820"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=5820"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}