{"id":4803,"date":"2024-12-04T08:45:29","date_gmt":"2024-12-04T08:45:29","guid":{"rendered":"https:\/\/lenterabanten.com\/?p=4803"},"modified":"2024-12-05T07:20:33","modified_gmt":"2024-12-05T07:20:33","slug":"cegah-stroke-dengan-skrining-stroke-ayo-melangkah-kalahkan-stroke-mulai-dari-diri-sendiri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/2024\/12\/04\/cegah-stroke-dengan-skrining-stroke-ayo-melangkah-kalahkan-stroke-mulai-dari-diri-sendiri\/","title":{"rendered":"CEGAH STROKE   DENGAN SKRINING STROKE  \u201cAyo Melangkah Kalahkan STROKE Mulai dari Diri Sendiri\u201d"},"content":{"rendered":"<p>Di Indonesia lebih dari 35% kematian disebabkan oleh penyakit vaskuler yaitu STROKE merupakan penyebab kecacatan dan kematian tertinggi. Berdasarkan hasil Riskesdas prevalensi stroke di Indonesia meningkat 56% dari 7 per 1000 penduduk pada tahun 2013, menjadi 10,9 per 1000 penduduk pada tahun 2018.  <\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/lenterabanten.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/img-20241202-wa00017569895606834832543.jpg?resize=436%2C426&#038;ssl=1\" class=\"wp-image-4801 alignnone size-full\" width=\"436\" height=\"426\"  data-recalc-dims=\"1\">Stroke adalah kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke otak terputus akibat penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah, sehingga terjadi kematian sel-sel pada sebagian area di otak. Skrining stroke langkah penting untuk mendeteksi faktor risiko dan tanda awal stroke sebelum terjadi kerusakan serius. Stroke terjadi ketika aliran darah ke otak terganggu, baik karena penyumbatan (stroke iskemik) atau pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik). Skrining ini bertujuan untuk mengidentifikasi individu yang memiliki risiko tinggi sehingga langkah pencegahan dapat segera dilakukan.<\/p>\n<p>Faktor Resiko Stroke<br \/>\nTekanan Darah Tinggi<br \/>\nDislipidemia<br \/>\nMerokok<br \/>\nDiabetes Melitus<br \/>\nMemiliki penyakit kardiovaskuler (peripheral artery disease (PAD); carotid artery disease; atrial fibrillation (AFib); heart diseases)<br \/>\nObesitas  Skrining Stroke  yaitu usia &gt; 40 tahun dengan penderita Hipertensi (Tekanan darah  tinggi) dan penderita DM (Diabetes Melitus) dilakukan dengan pemeriksaan profil lipid (Cholesterol, Trigliserida, HDL dan LDL)<br \/>\nSkrining Stroke dapat dilakukan di Puskesmas Terdekat<\/p>\n<p>TIPS MUDAH MENGENALI<br \/>\nGEJALA DAN TANDA \u2013 TANDA STROKE (SeGeRa Ke RS)<\/p>\n<p>Senyum tidak simetris (mencong ke satu sisi), tersedak, sulit menelan air minum secara tiba \u2013 tiba<br \/>\nGerakan separuh anggota tubuh melemah tiba \u2013 tiba<br \/>\nbicaRa pelo \/ tiba -tiba tidak dapat bicara\/ tidak mengerti kata \u2013 kata\/ bicara tidak nyambung<br \/>\nKebas atau baal, atau kesemutan separuh tubuh<br \/>\nRabun, pendengaran satu mata kabur, terjadi tiba-tiba<br \/>\nSakit kepala hebat yang muncul tiba-tiba dan tidak pernah dirasakan sebelumnya, Gangguan fungsi keseimbangan, seperti terasa berputar, gerakan sulit dikoordinasi<br \/>\nCegah Stroke :<br \/>\nKendalikan Tekanan Darah<br \/>\nBerhenti Merokok<br \/>\nAktivitas secara fisik<br \/>\nKendalikan Berat badan<br \/>\nHindari Konsumsi Alkohol Berlebihan<br \/>\nKelola Stress<br \/>\nLakukan Pemeriksaan Rutin (Periksa Tekanan Darah, Kolesterol dan gula darag secara berkala)<br \/>\n\u201cAyo Melangkah Kalahkan STROKE Mulai dari Diri Sendiri\u201d Dengan memulai sekarang, dapat mengambil langkah penting untuk melindungi diri dari stroke.<\/p>\n<p>Adv<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di Indonesia lebih dari 35% kematian disebabkan oleh penyakit vaskuler yaitu STROKE <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/2024\/12\/04\/cegah-stroke-dengan-skrining-stroke-ayo-melangkah-kalahkan-stroke-mulai-dari-diri-sendiri\/\" title=\"CEGAH STROKE   DENGAN SKRINING STROKE  \u201cAyo Melangkah Kalahkan STROKE Mulai dari Diri Sendiri\u201d\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4802,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[42],"tags":[64],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-4803","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-adv","8":"tag-dinkes"},"aioseo_notices":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/lenterabanten.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/IMG-20241202-WA0002.jpg?fit=375%2C389&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4803","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4803"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4803\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4804,"href":"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4803\/revisions\/4804"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4802"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4803"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4803"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4803"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=4803"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}