{"id":11221,"date":"2026-07-30T04:08:26","date_gmt":"2026-07-30T04:08:26","guid":{"rendered":"https:\/\/lenterabanten.com\/?p=11221"},"modified":"2026-07-30T04:08:47","modified_gmt":"2026-07-30T04:08:47","slug":"rest-area-km-43-tol-tangerang-merak-diduga-abaikan-k3-bahayakan-pekerja-dan-pengunjuang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/2026\/07\/30\/rest-area-km-43-tol-tangerang-merak-diduga-abaikan-k3-bahayakan-pekerja-dan-pengunjuang\/","title":{"rendered":"REST AREA KM 43 TOL TANGERANG MERAK DIDUGA ABAIKAN K3 BAHAYAKAN PEKERJA DAN PENGUNJUANG"},"content":{"rendered":"<p>Tangerang,lenterabanten.com. Fungsi utama rest area di Jalan Tol Tangerang-Merak adalah tempat beristirahat pengendara, mengisi bahan bakar, dan memulihkan kondisi fisik guna mencegah kelelahan selama berkendara jarak jauh.<\/p>\n<p>Pengunjung atau Pengendara juga dapat memenuhi kebutuhan konsumsi dan logistik di Rest Area dengan tetap mendapatkan jaminan kenyamanan dan keamanan.<\/p>\n<p>Namun jika kenyamanan terganggu bahkan dihadapkan dengan potensi bahaya maka patut dipertanyakan tanggungjawab dari pihak penyedia layanan.<\/p>\n<p>Seperti yang dialami awak media ketika singgah di Rest Area KM 43 Tol Tangerang Merak Rabu (29\/7\/2026) menemukan lantai tenan yang telah rusak,berlubang berpotensi membahayakan pekerja dan pengunjung.<\/p>\n<p>Sangat disayangkan tidak adanya upaya pencegahan terhadap potensi bahaya seperti rambu-rambu yang menjadi pemberi informasi akan adanya bahaya di tempat tersebut.<\/p>\n<p>Beberapa pekerja di area tersebut menyatakan telah melaporkan kepada pihak pengelola sejak lama (lebih dari satu bulan) lalu bahkan foto dan video telah dikirimkan namun belum mendapatkan respon.<\/p>\n<p>Regulasi keselamatan fasilitas tenant di rest area mengacu pada Undang-Undang No.1 Tahun 1970 tentang Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), Standar Pelayanan Minimal(SPM) serta pedoman pengelolaan Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP).<\/p>\n<p>Tanggung jawab utama penanganan kerusakan infrastruktur seperti lantai besi yang berisiko membuat pengunjung atau karyawan terperosok terletak pada manajemen pengelola rest area bersama tenant terkait.<\/p>\n<p>Berdasarkan standar pengelolaan fasilitas publik, pengelola rest area (seperti Astra Infra Toll Road Tangerang-Merak) dan pelaku usaha\/tenant wajib memastikan kelaikan sarana dan prasarana agar aman dari potensi bahaya kecelakaan kerja atau cedera pengunjung.<\/p>\n<p>Jika ditemukan kerusakan struktural seperti pelat atau lantai besi yang berlubang\/lapuk, area tersebut harus ditangani secara cepat dan segera lakukan tindakan seperti ditutup sementara (barikade\/safety line) untuk menghindari korban jiwa.<\/p>\n<p>Tenant wajib melaporkan kerusakan fasilitas di sekitar gerai atau area sewa kepada manajemen rest area untuk segera dilakukan perbaikan atau penggantian material.<\/p>\n<p>Hukum keselamatan pengunjung dilindungi oleh atas hak kenyamanan dan keamanan fasilitas publik.<\/p>\n<p>Hukum perlindungan karyawan juga menyatakan pekerja berhak mendapat lingkungan kerja yang bebas dari kecelakaan kerja sesuai aturan ketenagakerjaan.<\/p>\n<p>*Pengelola atau tenant dapat dikenakan sanksi atau tuntutan hukum atas kelalaian,membiarkan kerusakan yang mengakibatkan kecelakaan bagi karyawan maupun pengunjung*.<\/p>\n<p>Tim Media berencana melakukan investigasi dan konfirmasi lebih lanjut kepada pihak terkait terutama BUJT (Badan Usaha Jalan Tol) yaitu PT.Marga Mandala Sakti &#8211; Astra Tol Tangerang Merak.<\/p>\n<p>Red.Oyo<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tangerang,lenterabanten.com. Fungsi utama rest area di Jalan Tol Tangerang-Merak adalah tempat beristirahat <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/2026\/07\/30\/rest-area-km-43-tol-tangerang-merak-diduga-abaikan-k3-bahayakan-pekerja-dan-pengunjuang\/\" title=\"REST AREA KM 43 TOL TANGERANG MERAK DIDUGA ABAIKAN K3 BAHAYAKAN PEKERJA DAN PENGUNJUANG\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":11220,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[80],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-11221","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-berita","8":"tag-berita"},"aioseo_notices":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/lenterabanten.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/IMG-20260730-WA0030.jpg?fit=1600%2C1600&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11221","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11221"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11221\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11222,"href":"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11221\/revisions\/11222"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11220"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11221"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11221"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11221"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=11221"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}