{"id":10715,"date":"2026-06-15T22:52:27","date_gmt":"2026-06-15T22:52:27","guid":{"rendered":"https:\/\/lenterabanten.com\/?p=10715"},"modified":"2026-06-15T23:01:25","modified_gmt":"2026-06-15T23:01:25","slug":"disamperin-matel-di-jalan-warga-wajib-simpan-kartu-sakti-ini-dasar-hukumnya-putusan-mk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/2026\/06\/15\/disamperin-matel-di-jalan-warga-wajib-simpan-kartu-sakti-ini-dasar-hukumnya-putusan-mk\/","title":{"rendered":"Disamperin Matel di Jalan? Warga Wajib Simpan &#8220;Kartu Sakti&#8221; Ini, Dasar Hukumnya Putusan MK"},"content":{"rendered":"<p>KOTA SERANG \u2013<\/p>\n<p>Maraknya penarikan kendaraan secara paksa oleh debt collector alias \u201cmata elang\u201d di jalan masih jadi keresahan warga. Banyak debitur panik dan menyerahkan motor\/mobil begitu didatangi DC, padahal secara hukum ada rambu jelas yang melindungi.<\/p>\n<p>Ketua Umum PBH TAJUSA Serang-Banten Dr.c Cecep Azhar. SHI, SH, MH, MM menilai praktik matel liar berpotensi melanggar hukum. Untuk itu PBH TAJUSA membagikan \u201cKartu Sakti Debitur\u201d yang berisi hak-hak warga saat didatangi DC. Teks ini bisa disimpan di HP dan ditunjukkan saat ada penarikan paksa.<\/p>\n<p>\u201cKunci utamanya: debitur nggak wajib serahkan unit di jalan kalau nggak ada putusan pengadilan. Banyak warga yang nggak tahu, makanya matel jadi berani,\u201d ujar Cecep, Selasa 16\/6\/2026.<\/p>\n<p>*Dasar Hukumnya Kuat: Putusan MK No 18\/2019*<br \/>\nMahkamah Konstitusi lewat Putusan No 18\/PUU-XVII\/2019 menegaskan, eksekusi jaminan fidusia tidak boleh dilakukan sepihak oleh kreditur\/DC. Penarikan paksa wajib lewat putusan pengadilan\/penetapan eksekusi. Kecuali debitur setuju dan menyerahkan secara sukarela.<\/p>\n<p>Artinya, kalau DC\/Matel ngambil motor di jalan tanpa persetujuan = masuk kategori pemerasan dengan kekerasan pasal 482<\/p>\n<p>&#8220;Kartu Sakti Debitur&#8221; yang Wajib Disimpan<br \/>\nBerikut teks yang bisa ditunjukkan warga ke DC\/Matel:<\/p>\n<p>1. Minta 4 Dokumen Wajib Dulu<br \/>\nSebelum serahkan unit, minta: Surat Tugas resmi dari leasing + stempel, ID Card DC bersertifikat OJK, Sertifikat Jaminan Fidusia, dan Penetapan Eksekusi dari Pengadilan Negeri. Kalau nggak ada, warga berhak menolak.<\/p>\n<p>2. Yang Dilarang Dilakukan DC<br \/>\nMengambil paksa di jalan, masuk rumah tanpa izin, mengancam, membentak, mengaku polisi\/jaksa, atau menyebar data pribadi. Semua itu bisa dipidana: Pasal 479, 477, 257 (1), 482, 448, 492 KUHP &amp; pasal 65 ayat 2 UU PDP.<\/p>\n<p>3. Langkah Debitur<br \/>\nAjukan restrukturisasi ke leasing. Rekam video saat interaksi. Laporkan ke OJK 157\/WhatsApp 081157 dan Polres setempat jika ada intimidasi.<\/p>\n<p>Imbauan PBH TAJUSA<br \/>\nTAJUSA AZHARI mengimbau leasing taat aturan OJK POJK No 35\/2018: DC wajib bersertifikat dan tidak main hakim sendiri. Warga juga diminta berani menolak penarikan paksa dan melapor.<\/p>\n<p>\u201cPendidikan hukum warga itu penting. Kalau semua tahu haknya, matel liar otomatis ciut. Pendidikan itu hak, bukan komoditas yang bisa dipaksa,\u201d pungkas Cecep.<\/p>\n<p>PBH TAJUSA juga membuka posko pengaduan bagi warga Serang yang merasa dirugikan matel selama proses penagihan.***(H.M.M)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KOTA SERANG \u2013 Maraknya penarikan kendaraan secara paksa oleh debt collector alias <a class=\"read-more\" href=\"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/2026\/06\/15\/disamperin-matel-di-jalan-warga-wajib-simpan-kartu-sakti-ini-dasar-hukumnya-putusan-mk\/\" title=\"Disamperin Matel di Jalan? Warga Wajib Simpan &#8220;Kartu Sakti&#8221; Ini, Dasar Hukumnya Putusan MK\" itemprop=\"url\"><\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":10714,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[80],"newstopic":[],"class_list":{"0":"post-10715","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-berita","8":"tag-berita"},"aioseo_notices":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/lenterabanten.com\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/IMG-20260616-WA0000.jpg?fit=863%2C819&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10715","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10715"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10715\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10717,"href":"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10715\/revisions\/10717"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10714"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10715"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10715"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10715"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/lenterabanten.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=10715"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}